Tuesday, November 30, 2010

Cinta Fitri Season 1- 6







Season 1

Fitri adalah sosok yang lugu, norak, ceria, sekaligus baik hati. Nama lengkapnya Fitri Rahayu. Gadis berusia 19 tahun ini tidak pernah berprasangka buruk terhadap orang lain. Fitri berasal dari Desa Wonogiri, dan tinggal bersama bibinya. Maklum, kedua orang tua Fitri telah lama meninggal dunia. Menjelang hari pernikahannya, Fitri datang ke Jakarta untuk bertemu dengan keluarga Firman, calon suaminya. Tragis pernikahan yang telah lama diimpikan, berubah menjadi kisah pilu. Firman dipanggil untuk selama-lamanya oleh Sang Pencipta. Ibu Firman, bu Asih menganggap Fitri sebagai pembawa sial. Di sinilah Fitri bertemu dengan Farrel. Dimana Fitri tidak sengaja memakai sepatu Farrel. Seusai menghadiri pemakaman, Fitri berpamitan kepada keluarga Firman untuk pulang ke kampung. Tak seorang pun mengetahui kalau Fitri sesungguhnya berniat tinggal di Jakarta untuk meraih impiannya. Gadis itu juga tidak ingin membuat bibinya kecewa. Nahas, sewaktu berada di terminal bis, Fitri kecopetan sehingga seluruh uangnya ludes. Akhirnya dengan modal nekat, Fitri mencoba bekerja di sebuah warung soto milik Maya, anak Pak Hutama. Maya yang berasal dari keluarga kaya itu, diusir oleh keluarganya karena menikah dengan Bram, pemuda miskin dan oportunis. Di lain pihak, orang tua Moza menjodohkan anak mereka dengan Farrel. Padahal, cinta Farrel telah terkubur bersama Mischa, gadis yang pergi meninggalkannya demi menyelesaikan studi di luar negeri. Dengan modal dari Maya Fitri akhirnya keliling berjualan jamu. Tak sengaja ditengah hujan saat menjual jamu, Fitri bertemu Farrel. Semenjak itu, Fitri dan Farrel mengalami banyak kisah. Dimana Farrel memberi jam tangannya sebagai jaminan pinjamannya pada Fitri. Juga saat Fitri dipenjara karena dikira Farrel Fitri membawa kabur jam tangannya. Aldo yang mengira Fitri sudah kembali ke Wonogiri, kaget melihat Fitri masih di Jakarta. Fitri pun akhirnya bekerja sebagai sekretaris Farrel. Cinta pun tumbuh antara Fitri dan Aldo. Bu Iman tetap saja tidak merestui mereka, takut Aldo senasib dengan Firman, karena mengira Fitri pembawa sial. Akhirnya Fitri pun akhirnya kerja di kantornya Farrel sebagai cleaning service. Cinta semakin tumbuh antara Farrel dan Fitri. Sementara itu, Moza selalu mengganggu hubungan Farrel dan Fitri. Walaupun akhirnya Moza melepaskan Farrel, dan akhirnya memulai hubungan dengan Tristan. Aldo pun menikah dengan Kayla, adik Farrel. Farrel sendiri tidak pernah peduli, ketika Hutama mengancamnya untuk memilih Fitri atau warisan perusahaan. Farrel dan Fitri pun terus menghadapi ujian cinta mereka. Hutama dan Bu Lia tidak setuju terhadap hubungan mereka. Lambat laun melihat cinta Fitri dan Farrel, Hutama dan Lia pun salut dan mulai merestui hubungan mereka. Tetapi, pada saat bertunangan, Bu Lik Fitri tidak setuju karena Bu Lia pernah melempar uang ke muka Bu Liknya. Untuk mengambil hati Bu Liknya, Farrel pun menyamar menjadi Fathan. dan bekerja dengan Bu Lik. Banyak pula kisah yang harus dilaluinya untuk mempertahankan cinta mereka. Disana Farrel yang sebagai Fathan beretemu dengan Nabila. Nabila pun jatuh cinta dengannya. Akhirnya Nabila mengetahui penyamaran Farrel. Tetapi Ia salut melihat perjuangan Farrel dan membantu Cinta Farrel dan Fitri. Lama-lama penyamaran Farrel terbongkar. Tetapi melihat ketulusan Farrel, Bu Lik pun akhirnya setuju. Keadaan bahkan makin runyam ketika Farrel yang akhirnya berhasil mengatasi Moza, harus menghadapi cobaan yang datang menghadang. Mischa datang kembali, dan mengusik cintanya. Dia bilang kalau Nadine, anaknya adalah anak Farrel. Melihat cinta Fitri dan Farrel, Mischa luluh. Mischa terkena kanker rahim. Mischa pun dibiayai untuk berobat ke Singapura. Mischa berkata bahwa cinta Farrel hanyalah untuk Fitri. Farrel pun masih terus memperjuangkan cintanya dengan Fitri, ketika muncul Edo. Pengusaha kaya yang berasal dari luar negeri ini jatuh hati pada Fitri. Edo pun disayang oleh semua orang, termasuk keluarga Hutama dan Fitri. Melihat itu, Bu Lik pun membantu Farrel. Akhirnya Farrel berhasil memenangkan hati Fitri. Setelah itu, muncul Oma, tante, keponakan dan omnya Farrel. Oma yang melihat Fitri yang sederhana langsung tidak setuju, dan mengharapkan Farrel menikah dengan pacar lamanya. Pada akhirnya, Pak Hutama merestui pernikahan Farrel dan Fitri, meskipun ibu dari Lia, istri Pak Hutama, tidak setuju. Namun sebelum hari pernikahan, Fitri pulang kampung ke desanya untuk bertemu Bu Liknya. Akan tetapi, pada saat menelpon Farrel di jembatan menuju ke rumahnya, ia terjatuh ke sungai.

Season 2

Fitri berhasil diselamatkan oleh orang-orang di sekitar sana. Farrel sekeluarga juga segera melihat Fitri ke sana. Setelah Fitri sadar, Farrel dan Fitri menikah. Bagaimanapun juga, banyak konflik yang Fitri hadapi selama berumah tangga dengan Farrel. Konflik antara Fitri dan Bu Lia, yang dipanas-panasi Oma, juga karena Bu Lia yang takut posisinya yang tergantikan oleh Fitri. Bu Lia bahkan membuat peraturan-peraturan untuk Fitri yang tidak boleh diketahui oleh siapapun.

Konflik Aldo dengan Kayla pun makin memanas. Kayla merasa Aldo terlalu sibuk dengan urusan pekerjaannya, dan juga lebih mengurus orang tua Aldo dan Norman. Kayla iri mendengar cerita temannya yang dimanja oleh suaminya. Kayla pun akhirnya selingkuh.

Tak lama akhirnya perselingkuhan Kayla ketahuan, karena diikuti oleh Fitri. Kayla akhirnya kabur dari rumah. Bu Lia yang sedih, langsung menyalahi Fitri, karena menurutnya Fitri lah yang menyebabkan anaknya pergi, Bu Lia sampai menyumpahi Fitri, kalau kelak anaknya akan meninggalkannya.

Tak lama akhirnya mereka berbaikan, saat Fitri ingin membeli makanan, ia melihat Mischa sedang mengemis di jalanan. Fitri langsung menemuinya. Ternyata Mischa sedang dalam keadaan sekarat. Rupanya di Singapur, Mischa kecopetan dan hampir dijual.

Mischa pun berobat dengan dibiayai Fitri. Akhirnya keluarga Hutama pun tahu, dan tidak setuju dengan tindakan Fitri. Tapi akhirnya mereka pun setuju, dan mengizinkan Mischa tinggal di Guest House. Ternyata masih banyak konflik yang menunggu.

Konflik Fitri diusir dari rumah, karena difitnah oleh Devon yang ingin mencium Fitri, tapi ditampar oleh Fitri, sejak saat itu Devon menjadi dendam kepada Fitri dan akhirnya ia berniat menghancurkan hubungan rumah tangga Fitri dengan Farrel

Ia membayar orang untuk membuat seakan-akan Fitri selingkuh dan membuatnya diusir dari rumah. Tak lama kemudian Fitri hamil, akhirnya Fitri dan Aldo bekerja sama untuk mengungkap kebenaran.

Dan akhirnya setelah kebenaran terungkap, keluarga Farrel dan Farrel meminta maaf kepada Fitri dan Bulik, tetapi karena Bulik Fitri sudah terlanjur marah karena sudah dihina. Bulik pun membawa Fitri pulang ke Wonogiri. Farrel pun akhirnya ikut pergi ke Wonogiri untuk membawa Fitri kembali ke rumahnya. Dimulailah konflik dengan Mischa.

Selama Fitri diusir dari rumah Hutama, Mischa semakin dekat dengan Farrel, karena Farrel menganggapnya sebagai teman curhat. Dan ternyata Mischa ditiduri oleh Farrel dalam keadaan mabuk. Fitri yang mengetahuinya syok, karena orang yang dicintainya ternyata selingkuh, walaupun Farrel dalam keadaan mabuk.

Lambat laun Fitri akhirnya dapat memaafkan Farrel, tetapi Fitri belum bisa memaafkan Mischa yang ditolongnya dengan ikhlas dari jalanan, ternyata telah tidur dengan suaminya. Farrel pun mengatakan kata yang menyakitkan kepada Mischa bahwa kehadiran Mischa hanya membawa masalah bagi Fitri.

Lalu, Fitri pun keguguran. Dia juga divonis susah hamil. Dan ternyata yang hamil kemudian adalah Mischa. Fitri yang sudah trauma pun sangat mengharapkan anaknya Mischa. Ia pun mati-matian menyuruh Mischa untuk tinggal di rumah mereka walaupun keluarga Farel tidak setuju karena kasihan dengan Fitri, karena Farrel telah tidur dengan Mischa. Apalagi Hutama sempat sakit setelah mendengar Farel tidur dengan Mischa. Namun mereka akhirnya terpaksa menerimanya.

Namun semuanya malah berubah. Kayla kembali. Kayla sedih karena Aldo telah menikah dengan Moza. Namun kepulangan Kayla malah merubah keadaaan. Kayla dan Aldo memperebutkan hak asuh Finza. Namun Fitri dan Farrel membela Aldo yang sebenarnya tidaklah bersalah. Kelakuan mereka malah dibenci oleh keluarga Hutama. Bu Lia mencela Fitri bahwa ia tidak tahu bagaimana rasa sayang ibu terhadap anak, karena Fitri tidak akan punya anak.

Namun, dengan dukungan Farrel, Fitri tetap mempertahankan kebenaran dan membela Aldo. Ia ingin membalas kebaikan Aldo yang dulu membantunya menyelesaikan kesalahpahaman dengan Devon. Keluarga Hutama makin benci dengan Fitri. Mischa pun akhirnya memanfaatkan kesempatan agar disayang oleh keluarga Hutama, dan ingin menang dari Fitri. Ia membela keluarga Hutama yang padahal telah berbuat salah.

Mischa yang kemudian makin besar kepala pun kemudian berniat merebut Farrel dari Fitri. Mischa merasa bahwa setelah Farrel tidur dengannya Farrel masih mencintai dirinya. Mischa pun selalu mencari kesempatan di keluarganya Farrel.

Sikap Lia dan Oma pun berubah drastis begitu pula Hutama, dari semula tidak setuju dengan Mischa, akhirnya malah sayang sama Mischa. Makin lama, Bu Lia dan Oma menjadi sayang pada Mischa yang selalu membela mereka.Dirumah juga, Bu Lia dan Oma selalu memperlakukan seolah Mischa lah menantunya. Keluarga Hutama pun berniat mendekatkan Mischa pada Farrel.

Lambat laun dengan dukungan Farrel, Fitri mulai berani melawan Keluarga Hutama dan memperjuangkan haknya. Fitri pun mulai berani melawan Mischa yang dianggapnya selalu cari muka dan mau menggantikan posisi Fitri di Keluarga Hutama. Ia kesal melihat Mischa yang ditolongnya dengan ikhlas malah menusuknya dari belakang. Hal ini pun membuat Fitri menyesal dan ingin segera Mischa meninggalkan rumah. Dan akhirnya Mischa pun keluar dari rumah dan kembali lagi ke Guset House. Oma dan Lia tambah berang kepada Fitri.

Tak lama kemudian, kandungan Mischa digugurkan karena tidak berkembang, ternyata dia hamil anggur, lalu untuk mengelabui seluruh keluarga, Mischa membuat perut palsu dari karet. Fitri mengetahui hal ini karena ia menemukan kwitansi pengguguran kandungan Mischa. Fitri menantang Mischa perang terbuka memperebutkan Farrel dengan Mischa yang mengira Farrel masih mencintai dirinya. Ia pun terus bemain drama agar disayang oleh keluarga Hutama. Ia juga mengajak Bram kerjasama untuk mendapatkan warisan Hutama. Mischa juga bermain drama untuk pura-poura kecelakaan sehingga akhirnya ia masuk kembali ke keluarga Hutama.

Hutama yang sudah sayang pada Mischa menyuruh Mischa dan Bram untuk memegang Retro. Farrel yang merasa sudah tidak dipercaya, bersama Fitri pindah ke Almoz, perusahaan Aldo dan Moza.Persaingan pun terus berlanjut. Hutama makin berang ketika mengetahui Almoz berhasil menang dari Retro.Ia pun berusaha menjalankan segala cara untuk menghancurkan Almoz.Kemudian Bram pun kemudian tahu karena perutnya kempes karena Mischa kehujanan, dan mulai mengacam Mischa.

Tak lama kemudian Oma pun tahu ketika Mischa menelpon untuk memesan perut karet yang telah hancur kehujanan, dan Oma mendengarnya. Tapi sayangnya Omanya terpeleset ketika menelepon Fitri dan mengalami stroke sehingga tidak bisa mengaku langsung. Fitri dan Farrel diusir dari rumah keluarga lantaran dikira penyebab omanya stroke. Fitri dan Farrel pun tinggal di kontrakan mereka dulu. Berbagai rencana dilakukan Mischa untuk membunuh Oma agar rahasianya tidak ketahuan. Sampai ketika Omanya sembuh, Oma dan Fitri ingin agar si pelaku yang membokar sendiri aibnya.

Fitri dengan Mischa pun "berperang". Kebohongan Mischa pun makin menjadi-jadi, bahwa anak yang dikandungnya itu anak kembar. Fitri pun tak kalah, ia juga pura-pura hamil. Keluarganya yang mendengar Fitri hamil, pun bingung sekaligus senang, terutama Maya, yang dianggapnya selalu menggoda dan mendekati Bram. Fitri pun takut akan ide yang dikeluarkan oleh Oma. Akhirnya sikap keluarga Hutama kepada Fitri dan Farrel pun membaik.

Mischa pun akhirnya tahu perihal kehamilan palsu Fitri. Keadaan Mischa makin terpojok. Tidak ada lagi yang bersikap baik kepadanya kecuali Lia, namun Lia sedang Naik Haji. Hutama pun berniat mewariskan seluruh kekayaannya untuk Fitri dan bayinya dan meminta Farrel untuk menandatanganninya. Mulai dari sinilah terjadi tragedi.

Sementara itu, Moza merasa sedih karena Aldo terus menyuruh Kayla untuk datang merawat Finza yang sakit Leukimia. Sedangkan Hadi merasa terganggu dengan Aldo yang terus memaksa Kayla untuk datang demi Finza. Yuga juga kecelakaan karena Norman tidak memperhatikannya danlebih memperhatikan perempuan. Alhasil Salsa marah dan Norman pun pergi. Kemudian, Fitri yang sibuk menjegal Mischa, setelah sekian lama menanti ingin hamil, akhirnya hamil juga. Namun di saat seperti inilah Farrel dibawa ke kantor polisi karena dituduh membunuh Bram.

Season 3

Farrel pun akhirnya dibawa ke tempat polisi tanpa sempat mengetahui bahwa Fitri sudah hamil. Fitri sedih sekali. Selain itu, sikap Maya yang membenci Mischa dan mulai menyayangi Fitri dan Farrel, berubah total. Ia sangat membenci Fitri dan mau Farrel dipenjara, tanpa mau tahu alasan Faarrl menusuk Bram. Namun ternyata kematian Bram hanyalah rekayasa yang dibuat oleh Mischa dan Bram untuk mengalangi Farrel menandatangani surat warisan.

Di persidangan pun Farrel dibebaskan karena tidak bersalah. Hal ini membuat Maya berang dan semakin membenci mereka. Ia pun mulai mempercayai Mischa sepenuhnya. Akhirnya Maya berhasil dikuasai penuh oleh Mischa. Maya bahkan sempat mengusir keluarganya dari rumah, karena mereka membela Farrel.

Di season ini, Bram yang tadinya dikira sudah meninggal oleh semua orang, akhirnya kembali lagi menampakkan diri. Maya merasah bersalah dan marah kepada Bram. Bram kembali bekerja sama dengan Mischa untuk menghancurkan keluarga Hutama. Namun segala usaha mereka sia-sia karena Fitri selalu berhasil menggagalkan rencana busuk mereka, dengan bantuan oma juga yang selalu mengerjai Mischa.

Berbagai rencana dilakukan Mischa untuk menggugurkan kandungan Fitri, tapi rencana Mischa selalu gagal. Mischa dan Bram bekerja sama untuk membuat Maya membenci Farrel yang selalu menang darinya. Maya pun akhirnya membenci Farrel dan Fitri.

Oma yang sudah tidak sabar selalu berusaha untuk membongkar perut karet Mischa. Hal ini membuat Mischa terdesak. Mischa pun pura-pura keguguran untuk mengakhiri sandiwara pura pura hamilnya. Dia membuat rencana sehingga Farrel dan Mischa kecelakaan dan akhirnya Mischa keguguran. Dengan dramanya, Keluarga Hutama menjadi menyayangi Mischa kecuali Oma dan Fitri. Oma dan Fitri marah sekali karena Mischa sampai melukai Farrel. Sementara Keluarga Hutama malah makin perhatian sama Mischa. Namun kebencian Maya kepada Farrel hilang ketika tahu Farrel kecelakaan dan akhirnya selamat. Fitri pun berjanji untuk segera mengeluarkan Msicha dari Rumah Hutama.

Akhirnya, Mischa diusir karena ketahuan mencuri hadiah yang diberikan Farrel ke Fitri. Mischa pun kembali ke Guest House. Dan akhirnya Farrel dan Fitri pun kembali ke rumah keluarga. Agar Mischa kembali ke keluarga Hutama, akhirnya dia menyuruh orang lain untuk mengaku sebagai anak dari Pak Hutama.

Sebelumnya, Mischa meminta Dinita, istri dari Jaya, mantan sopir keluarga Hutama, untuk mengaku bahwa Farrel ditukar dengan anaknya yang bernama Faiz. Bahkan untuk menutupi kejahatannya, Mischa menukar rambut Faiz dengan rambut Farrel (rambut adalah sebagai alat tes DNA), sehingga yang diambil rambut Farrel. Pak Hutama, Bu Lia, dan Oma yang melihat hasil tes DNA kaget dan terharu.

Akhirnya Faiz masuk ke keluarga Hutama dan di keluarganya, Pak Hutama dan Bu Lia berbeda pendapat, Pak Hutama memihak Faiz, sedangkan Bu Lia memihak Farrel. Dan kejahatan Mischa yang pura-pura hamil dan membuat perut palsu pun ketahuan.

Pak Hutama akhirnya membongkar misteri keluarga ini, dan Farrel kemudian mulai mengubah sikapnya. Farrel berusaha berbuat keji sehingga dibenci orang tuanya. Akhirnya Farrel keluar dari rumah. Mischa pun menikah dengan Faiz.

Setelah itu, Pak Hutama ternyata berhasil mengetahui kebohongan Mischa selama ini. Pak Hutama juga tahu kalau Faiz bukan anak kandungnya. Sakit jantung Pak Hutama kambuh. Saat hendak mengmbil obat, Mischa mengambilnya. Mischa dan Faiz pergi tanpa bertanggung jawab. Farrel datang dan menemui Papinya sudah tergeletak di bawah lantai. Pak Hutama memberi amanah kepada Farrel yaitu menjaga Mami. Farel langsung menelpon Bu Lia untuk datang kekantor. Bu Lia marah besar pada Farrel yang dikira sudah membunuh Pak Hutama. Akhirnya, Pak Hutama meninggal dunia

Selanjutnya, surat harta warisan dibacakan. Seluruh harta warisan jatuh ke tangan Farrel. Semua kaget. Bagaimanapun juga, Farrel mengikuti amanat dari surat tersebut dan terus menjaga keluarga.

Sementara itu, Moza mendapat teror dari Tristan yang kembali lagi. Aldo tidak hanya diam saja. Akhirnya Aldo berhasil, namun Tristan yang licik memukul Aldo sampai pingsan. Di sisi lain, Norman yang sudah berubah ingin kuliah. Ia meminta uang dari Aldo, membawanya, tapi diambil orang. Saat mau mengejar, Norman tertabrak motor.

Kembali ke keluarga Hutama, Fitri yang sudah mau melahirkan disiksa oleh Mischa dan dikurung di kamar mandi. Farrel yang mengetahuinya segera menolong Fitri dan menyiksa Mischa. Di sisi lain, Faiz semakin menjadi-jadi. Ia semakin gila harta. Bu Lia semakin terbuka mata hatinya untuk menerima Farrel sebagai anaknya.

Fitri segera dibawa ke rumah sakit bersama Farrel. Bu Lia dan Oma yang tahu dari warga setempat juga ke sana. Bu Lik-nya Fitri yang dari Wonogiri juga segera ke sana. Fitri pun segera dibawa ke ruang persalinan, dan Farrel, Bu Lia, Oma, dan Bu Lik, semua berdoa untuk keselamatannya.

Season 4 (Season Ramadan)

Bayi Farrel dan Fitri lahir dengan selamat dan diberi nama oleh Bu Lia, "Raffa Emeraldy Hutama." Kini Farrel dan Fitri tinggal di rumah keluarga, meskipun ada tekanan dari Maya, Bram, Faiz, dan Mischa.

Sementara itu, teror dari Tristan ke Moza berhasil diatasi oleh Aldo dan Fitri, meskipun Fitri kemudian terus diteror oleh Tristan. Akhirnya Tristan ditangkap oleh polisi dan dijebloskan ke penjara setelah berusaha membunuh Fitri di rumah Hutama.

Kembali ke Farrel, karena ia telah kembali ke keluarga, maka Bu Lia kembali memercayakan Retro kepadanya, dan Faiz bekerja di bawahnya. Farrel terus berusaha mendidik Faiz.

Di sisi lain, Bram telah berhasil mengambil rekaman CCTV pembunuhan Pak Hutama, yang menunjukkan bahwa Faiz dan Mischalah yang membunuh Pak Hutama. Bram menyimpan rekaman itu di safety boxnya. Akan tetapi, Maya yang melihat dan curiga lalu memberanikan diri untuk membuka safety box itu. Intinya, Maya mengetahui kejadian pembunuhan Pak Hutama yang sebenarnya dan menuduh bahwa Bram terlibat.

Maya segera menelepon Farrel dan berlari terus ke jalan menjauhi Bram namun kemudian ditabrak lari oleh sebuah mobil. Maya mengalami pendarahan yang hebat di kepalanya, dan memengaruhi otaknya. Maya tidak dapat merespon, melihat, serta menggerakkan tangan dan kaki. Atas usulan Fitri, Maya diterapi. Dengan sabar semua berdoa untuk kesembuhan Maya. Farrel terus berusaha mengajar Maya berjaland dengan sabar.Tak lama kemudian, Faiz yang sudah terjepit lalu mengakui perbuatannya membunuh Pak Hutama. Hal ini membuat Bu Lia tidak mau mengakui keberadaan Faiz lagi. Faiz dan Mischa diusir dari rumah.

Setelah Maya sembuh, Maya tidak mengingat isi rekaman CCTV itu. Melihat Faiz dan Mischa terusir, Maya merasa iba dan menyuruh mereka kembali. Farrel dan Fitri berusaha menjelaskan kenyataannya, namun takut jika Maya nantinya syok. Di sisi lain, Bram yang masih merasa bersalah dengan keluarga lalu menyatakan diri bahwa ia juga berperan dalam pembunuhan Pak Hutama. Ia yang menyimpan rekaman CCTV itu yang berarti menyelamatkan Faiz dan Mischa. Pengakuan Bram itu membuat Maya kembali mengingat semua yang dialaminya. Bram kemudian pergi dari rumah.

Sementara itu, Mischa dan Faiz berusaha menarik perhatian Bu Lia supaya ia bisa diterima kembali di keluarga Hutama dengan segala cara yang ada, namun sayangnya, Bu Lia tetap membenci Faiz dan Mischa.

Suatu hari ketika Fitri melihat Faiz dan Mischa berada di rumah sakit, Fitri mendengar ucapan mereka, bahwa mereka masih menyembunyikan suatu rahasia yang sangat besar. Maka dari itu, Fitri, bekerja sama dengan Pak Hartawan, melakukan penyelidikan. Mischa yang mengetahui hal ini kemudian membayar Bu Doli, seorang PSK,untuk mengaku bahwa ia pernah menitipkan anaknya pada Dinita, sehingga rahasia besar yang ditemukan Fitri bukanlah mengenai Faiz bukan anak kandung Hutama, melainkan mengenai "Ibu kandung Farrel" masih hidup.

Bu Doli pun akhirnya memasuki keluarga Hutama dan Fitri dan Oma curiga dengan kelakuannya. Akhirnya Fitri berhasil mengambil sampel darah Bu Doli, dan terbukti bahwa Bu Doli bukan ibu kandungnya Farrel. Sayang, Bu Doli sudah kabur. Farrel, Fitri, Oma, dan Bu Lia melabrak Mischa dan Faiz, karena menyangka bahwa merekalah dalang dari semua ini. Tapi ternyata mereka tidak mendapatkan apa-apa. Sampai mereka pulang, Fitri mendapati Bu Lik, Bibi, dan Maya tergeletak pingsan di dapur, Fitri berteriak. Lia, Oma, dan Farrel pun datang ke dapur, sampai semuanya sadar, bibi pun berkata bahwa Raffa telah hilang. Segera saja, Fitri dan Farrel, dengan bantuan Pak Hartawan, mencari Raffa.

Semua keluarga sangat sedih dengan hilangnya Raffa. Pikiran Farrel hanya tertuju pada satu arah. Yaitu Mischa. Mischa dan Faiz tak mau mengaku, sampai Bram dan Farrel bekerja sama untuk menjebak Mischa. Tapi ternyata yang menculiknya adalah Bu Doli. Mischa yang kemudian mengetahui hal ini lalu membuat perjanjian dengan Bu Doli untuk menukar Raffa dengan uang, tapi sayangnya, di tempat yang dijanjikan, Bu Doli meninggal dan Raffa tidak diketahui keberadannya.

Raffa yang tertidur di jalanan diambil oleh dua anak, Sari dan Surya. Raffa akan dijual oleh keluarga mereka, namun mereka tidak gila harta dan membawa kabur Raffa untuk kemudian mengembalikannya. Di sisi lain, Fitri dan Farrel pun masih dengan giat mencari Raffa. Namun Mischa mendapatkan Raffa terlebih dahulu dan menyekap Sari dan Surya. Faiz merasa iba karena sebentar lagi dia akan punya anak. Akhirnya Faiz bertujuan mengembalikan Raffa ke Farrel dan Fitri. Namun saat Faiz menggendong Raffa dan menyeberang jalan, ia ditabrak oleh mobil Farrel yang sedang mencari Raffa.

Inti cerita, Raffa berhasil ditemukan. Akan tetapi Mischa terus berbuat keji terhadap keluarga Hutama. Ia mengadu domba Bram dan Maya dengan mengatakan bahwa Maya berhubungan dengan Pak Hartawan. Bram tidak terima dan akhirnya keluar dari rumah. Ia juga mengadu domba Maya dan Farrel. Sementara itu, Dinita kembali hadir. Ia berkenalan dengan Maya ketika menolong Alif yang jatuh sakit. Dinita menyamar sebagai Sandra. Namun, Fitri merasa curiga dengan Maya dan Sandra (Dinita) yang berhubungan dekat. Intinya, Fitri mengetahui bahwa Dinita bersekongkol dengan Mischa.

Karena hampir diketahui keluarga Hutama, Mischa menyuruh Dinita untuk pergi jauh-jauh dari Jakarta, yaitu ke Yogyakarta. Sayangnya, Bu Lia mendapat undangan pernikahan di Yogyakarta dan kebetulan, Dinita juga menghadiri pernikahan itu. Bu Lia melihat Dinita dan sangat marah dengannya, lalu memintanya mengaku tentang semuanya. Bu Lia akhirnya mengetahui bahwa Farrel ialah anak kandungnya. Namun di tempat kejadian terjadi gempa bumi dan Bu Lia harus berjuang untuk memberi tahu kepada Farrel bahwa ia adalah anak kandungnya.

Season 5

Season 5 dibuka dengan kisah Lia yang terjebak dalam reruntuhan hotel setelah gempa hebat melanda Yogyakarta. Kejadian naas itu bertepatan dengan terbongkarnya rahasia bahwa Faiz bukan anak kandungnya. Lia dalam keadaan terluka parah, antara hidup atau mati. Mischa dan Faiz yang ketakutan memanfaatkan situasi kacau tersebut untuk melarikan diri.

Farrel gelisah luar biasa begitu Lia selesai bicara dan menutup telepon dari seberang sana. Suatu perasaan tidak nyaman menyergap hatinya. Dan itu benar, karena tak lama setelah itu Farrel mendapat kabar Yogyakarta dilanda gempa. Farrel jadi cemas dan panik. Apalagi ibunya tidak dapat dihubungi. Ia secepat kilat memutuskan berangkat ke Yogyakarta. Firasatnya mengatakan Lia dalam keadaan bahaya, butuh pertolongan.

Oma sampai syok dan dibawa ke rumah sakit begitu mendengar kabar Yogyakarta dilanda gempa dan Lia terjebak dalam bencana nasional itu. Seluruh keluarga menangis dan terus berdoa untuk keselamatan Lia dan Oma.

Sementara itu, Mischa terus berusaha mencari tahu, memastikan keadaan Lia. Dia berharap Lia meninggal. Meskipun Faiz sudah meminta, bahkan memaksanya untuk kabur, Mischa bersikukuh tak akan meninggalkan Yogyakarta sebelum betul-betul yakin Lia memang sudah meninggal.

Farrel tiba di Yogyakarta, dan dengan susah payah akhirnya ia menemukan jenazah yang mirip Lia. Tepat pada saat itu, Faiz melihatnya dan mengira bahwa jenazah yang dilihat Farrel adalah jenazah Lia. Faiz pun buru-buru memberitahu Mischa. Mischa girang bukan main dan akhirnya setuju untuk pulang ke Jakarta.

Mischa dan Faiz ternyata salah. Jenazah itu bukan Lia. Allah Maha Besar. Lia ternyata masih hidup, bertahan di tengah puing-puing hotel. Farrel pun akhirnya berhasil menyelamatkan Lia. Namun Faiz dan Mischa yang tidak menyadari kekeliruan ini, terkejut melihat Farrel berhasil membawa Lia pulang dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Sesampainya di Jakarta, kondisi Lia menurun dan berubah koma. Kenyataan Mischa berbohong soal Faiz yang harusnya diungkapkan malah tidak terjadi. Mischa tidak berdiam diri. Ia berusaha menghabisi Lia di rumah sakit. Saat usaha Mischa hampir berhasil, tiba-tiba Lia sadar dari komanya. Mischa amat sangat ketakutan dan mencoba kabur, tapi ia malah tertangkap.

Amarah Farrel meledak mendengar cerita dari Lia. Mischa dan Faiz akhirnya ditangkap polisi. Sidang dilakukan, Mischa dan Faiz didakwa dalam kasus penipuan, percobaan pembunuhan, dan pembunuhan berencana.

Setelah Mischa dan Faiz ditangkap, kebahagiaan menyelimuti keluarga Hutama, sayangnya Rumah Tangga Bram dan Maya makin terpuruk. Ditambah lagi, Handoko, kakak Alm. Hutama, muncul dan berniat merusak kebahagiaan keluarga. Lia dan Hutama sangat membenci Handoko, karena dia pernah menjebak Hutama dengan Asifa, sekretarisnya seolah berselingkuh. Sejak itu Handoko tidak dianggap sebagai keluarga lagi.

Mischa melahirkan anaknya di penjara, dan kemudian dirawat oleh Keluarga Hutama. Hutama ternyata pernah menitipkan DVD ke Fitri melalui bank. Setelah dilihat, ternyata Asifa benar-benar berselingkuh dan mempunyai anak dari Hutama. Hutama memohon agar Fitri mencari anak itu. Handoko juga melihat DVD itu. Asifa ternyata berada di Jakarta. Handoko mencari tahu tentang anak itu dengan bertanya pada Asifa.

Setelah diselidiki, ternyata anak Asifa dan Hutama adalah Faiz. Handoko memberitahu Asifa dan Asifa pun berniat untuk membantu anaknya, Faiz untuk keluar dari penjara. Faiz dan Mischa keluar dari penjara. Faiz membenci Mischa setelah tahu kalau ternyata ia telah membunuh ayah kandungnya sendiri.

Mischa masih tetap mau menghancurkan kebahagiaan Keluarga Hutama dan bekerjasama dengan Handoko. Tetapi Faiz dan Asifa tidak menghiraukannya. Faiz mulai bertobat dan mau mendirikan perusahaan dan tidak menggangu kebahagian keluarga itu.

Semua mulai berubah ketika Fahmi, anak Faiz dan Mischa meninggal tertabrak oleh orang yang mengendarai mobil Farrel. Faiz dan Mischa yang sangat sedih berjanji untuk membalas dendam pada Farrel atas kematian anaknya.

Faiz dan Mischa menuntut Farrel agar dipenjara dan dihukum seberat-beratnya. Keluarga Farrel yang yakin bahwa Farrel tidak bersalah, berusaha membebaskan Farrel. Mischa kemudian mengetahui bahwa yang membunuh Fahmi adalah Handoko. Ia menjadi marah dan tidak mau bekerja sama lagi dengan Handoko. Tetapi setelah dihasut Handoko, akhirnya Mischa setuju.

Semua saksi dan bukti dipegang oleh Mischa. Mischa menawarkan bukti untuk kebebasan Farrel dengan Retro dan Metro. Keluarga Hutama setuju. Farrel bebas dan setelah mengetahui hal itu ia marah besar, lalu bertujuan mendirikan perusahaan baru. Semua pekerja Retro yang tidak mau bekerja sama dengan Mischa, keluar dari Retro dan bergabung dengan Farrel.

Revolution, perusahaan Farrel, bersaing dengan Retro. Mischa dan Faiz berusaha untuk menjatuhkan Farrel dengan Revolution. Farrel pun tak diam. Dia mengutus Bram untuk menjadi mata-mata Mischa.

Kerjasama Handoko dan Mischa hampir terbongkar, tetapi Mischa segera menjadikan Hartawan kambing hitam. Pernikahan Maya dan Bram hampir menuju perceraian. Fitri hamil. Mischa yang tidak rela berusaha membunuh anaknya Fitri. Faiz yang merasa tidak adil karena Fitri hamil sementara anaknya meninggal, ikut membantu Mischa dalam usaha membunuh anak Fitri.

Farrel menjadikan Bram sebagai mata-mata Mischa dengan berpura-pura menjadi teman Mischa, sayangnya Bram ketahuan dan kemudian difitnah Mischa sehingga Bram masuk penjara. Maya marah kepada Farrel dan tidak mengizinkan Farrel bertemu Raffa sebelum Bram bebas. Usaha menakut-nakuti Mischa agar mengakui tetang kebenaran Fahmi pada Faiz pun gagal.

Fitri pun akhirnya turun tangan, dan berhasil mengungkapkan kebenaran pada Faiz, dan Faiz berniat membantu Keluarga Hutama. Kerjasama Farrel dan Faiz membuahkan hasil. Tino, suruhan Mischa berhasil ditangkap, namun sayangnya ketika Farrel mengetahui niat buruk Handoko, Farrel didorong ke jurang oleh Handoko. Mischa mau tak mau sedih, karena orang yang dicintainya meninggal. Fitri yang bersedih kembali bangkit dan menjadi pemimpin Revolution meneruskan Farrel dan melawan Mischa.

Ternyata, Farrel masih hidup, ditolong oleh Mischa dan disimpan di sebuah rumah. Farrel sadar namun sayangnya Farrel hilang ingatan. Bagaimanapun juga, kejahatan tidak akan kekal. Benar saja, usaha Mischa menyembunyikan Farrel tercium. Keluarga Hutama menemukan Farrel. Namun sayangnya Fitri harus berkorban demi Farrel. Farrel terancam meninggal kalau ia berusaha mengingat masa lalunya.

Mau tak mau sekali lagi Mischa masuk dan tinggal di rumah Hutama sebagai "istri" Farrel, dan Fitri berperan sebagai pembantu. Sekali lagi Fitri harus menghadapi ujian cinta nya dengan Farrel. Fitri kembali menantang Mischa berperang memperebutkan Farrel, sedangkan Farrel perlahan-lahan mulai mengingat masa lalunya.

Farrel yang melihat keadaan Fitri bertanya-tanya. Mana suami Fitri? Teringat akan perjuangan Farrel yang menyamar menjadi Fathan untuk merebut hati Bu Lik, Fitri pun menceritakan tentang Fathan. Fitri pun memanfaatkan nama Fathan untuk semakin dekat dengan Farrel. Keadaan itu juga dimanfaatkan oleh Mischa.

Mischa membayar Yadi untuk berperan sebagai Fathan. Fitri tak kalah dengan bantuan seluruh keluarganya, ia dapat bertahan melawan Mischa dan Yadi, dan memojokkannya. Usaha Mischa sia-sia. Yadi berhasil disingkirkan oleh Fitri dengan bantuan Faiz, Norman, Bram, dan keluarga Hutama. Hendak mengusir Mischa, Fitri mengutus orang baru, Henry yang berperan sebagai Erwin, pegusaha kaya dari Australia.

Fitri dan keluarga memanfaatkan sifat materialistis Mischa untuk mengusirnya. Ia membuat seolah Mischa selingkuh dengan Henry alias Erwin. Dan akhirnya usaha Fitri berhasil, Mischa dikeluarkan dari rumah keluarga Hutama oleh Farrel sendiri. Karena Mischa telah keluar dari kediaman Hutama, Handoko mau tidak mau harus membereskan semua ini dengan cara membunuh Farrel. Farrel mengalami kecelakaan di tangga Masjid. Dituduh mencoba membunuh Farrel, Mischa kabur.

Fitri menanyakan kabar Farrel kepada Handoko lantaran khawatir dengan kondisi pria itu . Handoko pun menjelaskan bahwa dia berhasil menghalangi Mischa masuk ke ruangan Farrel. Mischa yang kesal karena Handoko telah memfitnah dia, bersumpah akan membongkar kedok Handoko di depan keluarga Farrel. Sementara itu, di depan Pak Iman, Aldo mengaku bahwa bayi yang dikandung Angel adalah anak dia. Sementara Moza terlihat histeris ketika menyadari Aliza tidak bergerak.

Episode "Final 777"

Episode "Final 777" membawa Cinta Fitri masuk ke dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai sinetron terlama yang ditayangkan di televisi. Namun, episode ini bukanlah episode final dari rangkaian peristiwa dalam sinetron ini, karena Cinta Fitri masih akan berlanjut ke season 6.

Fitri bersama Mischa mencari keberadaan Handoko. FItri tidak menyadari kalau Mischa sedang membohongi dia. Bersama Faiz, Bram, dan polisi, Fitri berhasil menggerebek tempat persembunyian Handoko yang ditunjuk Mischa. Ternyata, Farrel tidak ada di sana. Fitri, Bram, dan Faiz lalu mengabarkan hal tersebut kepada Lia yang langsung histeris dan menangis. Oma segera menyusul Fitri dan Mischa yang mencari Farrel. Ketika Fitri akan dibunuh oleh orang suruhan Mischa, Oma datang dengan membawa panci untuk memukul orang suruhan Mischa tersebut. Orang suruhan Mischa berhasil ditangkap. Begitu juga orang suruhan Handoko. Sementara itu, Lia sadar dari pingsannya dan langsung pergi mencari Farrel. Bu Lik dan Maya tidak bisa berbuat apa-apa ketika Lia sadar dari pingsannya.

Norman yang sedang kesulitan mencari uang, terpaksa bersama teman-temannya menjadi waria. Ketika Norman pulang, Yuga dan Iman malah memarahi Norman. Koko dan Cecep memberikan surat kepada Yuga dan Iman yang berisi kepergian Norman. Kepergian Norman membuat Yuga dan Iman menjadi sedih karena telah menyesal memarahi Norman.

Sementara itu, Maya dan Bram mengadakan pesta di rumah Bram sebelum keesokan harinya mereka menandatangani surat perceraian mereka. Malam itu menjadi malam terakhir mereka bersama. Maya dan Bram masih bingung untuk hak asuh Alif.

Aldo dan Moza tampak cemas karena Aliza pingsan. Mula-mula, Moza tidak menerima anak yang dikandung Angel. Namun, setelah dibujuk oleh Aldo, Moza mulai menerima anak Angel karena kesehatan Aliza. Kemudian, Aldo menerima anak yang dikandung Angel dengan syarat, bayi yang dikandung Angel untuk didonorkan buat Aliza. Angel juga memiliki satu syarat, yaitu Aldo harus menikahi Angel secara Sah. Aldo merasa bingung.

Kemudian, Fitri, Mischa, Oma dan Lia pergi ke tempat persembunyian Handoko dan Farrel. Di sana, Farrel berhasil keluar dan bertemu dengan keluarganya. Namun sayang, ingatan Farrel masih belum pulih. Bahkan, ketika Fitri memeluknya, Farrel masih bersikap biasa saja. Pada saat polisi masih mencari Handoko, Handoko segera menemui keluarga Farrel yang ada di sana sambil membawa tongkat yang cukup tajam. Keluarga Farrel merasa ketakutan karena Farrel menjadi sasaran pembunuhan, tapi, Farrel berhasil menyerang balik Handoko.

Terjadilah pertarungan sengit antara Handoko dan Farrel untuk mendapatkan tongkat itu. Mereka saling berdorongan. Mischa mengambil kesempatan ini untuk melukai Handoko dengan melemparkan tong sampah yang ada di belakang Handoko ke dirinya. Dengan melemparkan tong sampah itu, Handoko pun jatuh dan tongkat berada di tangan Farrel. Namun karena Farrel masih mendorong dirinya maka tongkat itu pun menusuk ke perut Mischa, yang ada di belakang Handoko. Mischa merintih kesakitan dan terjatuh, Sementara Handoko Kabur menjadi buronan Polisi.

Season 6

Setelah Mischa tidak sengaja tertusuk, Fitri membawanya ke rumah sakit dengan ambulance. Farrel terus mengejar Handoko, tapi dia berhasil kabur. Mischa dalam kondisi kritis, namun Fitri malah menunggui Mischa di sana.

Ketika Oma dan Lia kembali ke rumah, tanpa mereka duga, Handoko ternyata sudah ada di sana, menyandera Raffa dan berniat menghabisi semua. Lia, Oma, dan Bulik berkonfrontasi langsung dengan Handoko. Untungnya, Lia sempat mengabarkan kondisi ini ke Farrel. Farrel bersama polisi datang mengepung Handoko. Handoko kabur, tapi Farrel berhasil mengejar dan akhirnya Handoko mengakui semua perbuatannya, sebelum terpeleset jatuh dan meninggal.

Sementara itu, Farrel hingga saat ini masih amnesia dan perlahan-lahan mulai ingat masa lalunya. Ketika Farrel menggendong Fitri yang sedang sakit ke rumah sakit, Farrel merasa bahwa ia pernah mengalami hal serupa. Namun, Mischa membiarkan Farrel semakin dekat dengan dirinya. Mischa tidak ingin Farrel kembali ke tangan Fitri. Farrel juga sempat meilhat foto Fitri dan Farrel di gudang. Farrel merasa pusing dan jatuh pingsan. Seketika itu juga, pada saat Fitri mencari Raffa, Fitri menemukan Raffa bersama Farrel di gudang. Fitri segera menolong Farrel yang tergeletak jatuh di lantai.

Rahasia anak yang dikandung Angel terungkap. Pram, mengakui bahwa ialah yang menghamili Angel. Senny, yang juga sepupu Pram membantu Aldo untuk menyelesaikan masalahnya sebelum ia berangkat ke Singapura untuk bekerja di sana. Kabar bahagia datang dari keluarga Aldo dan Moza, Aliza mendapat donor yang cocok untuk dirinya. Aldo, Moza dan Aliza berangkat ke Shanghai, China untuk menyembuhkan penyakit Aliza.

Norman yang sudah pulang kembali ke rumah, meminta maaf kepada semua keluarganya atas perbuatannya yang telah mempermalukan keluarganya. Setelah Norman ditinggal Senny pergi ke luar negeri, Norman bertemu secara tak sengaja dengan seorang wanita yang bernama Joana. Joana pertama kali menganggap Norman adalah seorang tukang ojek.

Sementara itu, Mischa mulai membaik. Setelah sadar, bukannya berterima kasih, dia malah membuka konfrontasi baru dengan Fitri dan seluruh keluarga Hutama dengan berusaha membawa Farrel keluar dari rumah dan lingkungan keluarga Hutama. Keluarga langsung kesal dibuatnya. Bahkan Lia jadi stress dan akhirnya jatuh sakit. Di tengah kondisi yang menjadi semakin tegang karena Mischa berhasil menguasai Farrel, kesehatan Lia semakin memburuk dan Lia akhirnya meninggal dunia. Seluruh keluarga besar Hutama sedih. Bahkan, Maya tidak mengizinkan Farrel untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Lia karena sebelumnya Farrel sudah menolak datang untuk menemui Lia.

Lia membuat surat warisan dan surat tersebut disimpan oleh Hartawan, pengacara Farrel. Lia memberikan seluruh harta kekayaannya ke tangan Farrel. Lia menganggap Farrel bisa memegang amanah dari ayah dan ibunya tersebut. Bahkan di wasiat tersebut tertulis bahwa Farrel harus menikahi Fitri. Awalnya Farrel heran dan kemudian menuruti wasiat maminya itu untuk menikahi Fitri. Farel semakin membenci Mischa yang menurut Farrel, karena mereka pindah rumahlah Mami mereka meniggal. Apalagi karena Mischa mendesak Farrel untuk tidak datang ke rumah sakit ketika Lia kritis.

Ternyata, Lia masih hidup dan berpura-pura meninggal agar Fitri dan Farrel bisa bersatu kembali. Mischa merasa curiga dan mulai menghasut Farrel bahwa semua itu cuma akal-akalan mereka. Hartawan pun memberikan video Lia yang membuat surat wasiat itu. Farrel makin membenci Mischa. Mischa berusaha untuk membuktikan bahwa Lia masih hidup, namun usahanya selalu gagal. Sampai sehari sebelum pernikahan Lia menunjukkan diri kepada Mischa. Semua itu tak merubah apapun karena akhirnya Fitri dan Farrel berhasil menikah lagi.

Namun Mischa akhirnya menemukan tempat Lia, menyekapnya dan membuat video seolah Fitri yang membunuh Lia. Fitri menjadi buronan dan dikejar-kejar polisi. Farrel sangat marah kepada Fitri, tetapi di dalam hatinya ia tidak mempercayai semua itu, dan akhirnya mulai menyelidikinya. Fitri yang berusaha menolong Lia akhirnya kecelakaan dan ditolong oleh Slamet. Dengan bantuan Slamet dengan anaknya, Desi, Fitri menyamar menjadi Nuraini dan masuk ke Retro, sambil mengorek informasi tentang keberadaan Lia.

Sementara itu Aldo terus diteror, semenjak ia menolong wartawan yang tertembak. Wartawan tersebut memasukkan sesuatu ke kantung celana Aldo tanpa disadarinya.

Dan Norman merasa minder terhadap pacar barunya, Joana, yang telah dibohonginya bahwa ia adalah orang yang tampan, kaya dan gagah. Ternyata, Senny dan Joana sudah saling mengenal. Rencananya, Senny bersama Norman ingin menemui Joana di rumahnya. Senny tidak tahu kalau Norman adalah pacar Joana.

Usaha Fitri membuahkan hasil. Fitri alias Nuraini dipercayai oleh Mischa dan Fitri berhasil membebaskan Lia dan menempatkannya di rumah Desi dan Slamet. Mischa kembali diakali oleh Fitri sehingga Fitri alias Nuraini berhasil tinggal di rumah mereka menjadi pengasuh Raffa.

Sementara itu, Maya membuat suatu pengakuan kalau anak yang dikandung Maya bukanlah anak Bram, melainkan Hartawan. Kejadian ini membuat Lia, Oma dan yang lainnya kecewa berat terhadap Maya. Maya memutuskan untuk keluar dari rumahnya. Namun, Oma berhasil mengatasi Maya. Maya akhirnya tinggal bersama lagi di rumahnya.

Adiknya, Kayla kembali ke rumahnya setelah ia sempat menginap di rumah Lia. Ketika Kayla pulang, rumahnya berada dalam kondisi kosong. Kayla ingin membuat kejutan untuk Hadi dan Abel pada saat mereka pulang. Namun, Kayla merasa terusik ketika seorang wanita masuk ke rumahnya bersamaan dengan Hadi dengan Abel. Wanita tersebut bernama Rita. Kayla merasa cemburu.

Menjelang libur Idul Fitri yang berlangsung selama 5 hari, seperti tahun-tahun sebelumnya, Farrel dan Fitri membagikan THR kepada pegawai-pegawai Retro. Farrel dan Fitri meminta maaf kepada semua karyawan apabila Farrel dan Fitri memiliki kesalahan kepada semua karyawan ketika bekerjasama dengannya. Acara tersebut berjalan dengan lancar. Apalagi ada Lia di Retro dengan menutupi wajahnya. Untungnya, Farrel tidak mengetahui kalau Lia masih hidup.

Faiz, Oma dan Fitri rupanya ingin mengerjai Mischa dengan cara memasukkan Mischa ke dalam lift kantor dan mematikan mesin lift tersebut. Mischa bisa dibebaskan ketika Mischa berlutut di depan lift sambil meminta maaf kepada Oma karena Mischa sudah mendorong Oma ke sofa. Ternyata, Mischa tidak dikeluarkan dari lift dan berada di dalam lift selama 5 hari.

Raffa yang tengah disiksa oleh Mischa, mengambil foto Fitri.Namun sayangnya, foto tersebut dibanting oleh Mischa sehingga kepala Raffa terbentur lantai ketika mengambilnya kembali.Raffa pun tidak menangis.Namun setelah Raffa dibawa oleh Farrel dan Fitri ke rumah sakit, terdengarlah suara adzan sehingga Raffa mulai menangis.Kejadian tersebut kemudian membuat Farrel hampir ingat masa lalunya.Berbagai usaha yang dilakukan Fitri untuk memulihkan ingatan Farrel telah dilakukan. Salah satunya adalah cincin yang pernah diberikan kepada Farrel kepada Fitri pada malam pernikahannya.

Pelan tapi pasti ingatan Farrel mulai kembali. Mischa yang semakin terpojok, kembali bermain drama. Ia meminum racun dan dirawat di rumah sakit. Pastinya, Farrel menjadi peduli pada Mischa. Di rumah, Fitri menemukan kaset rekaman ketika Maya lumpuh karena kecelakaan saat mengetahui perbuatan Mischa kepada Hutama. Fitri berencana memperlihatkan video itu di rumah sakit untuk Farrel. Maya pun datang. Namun Mischa kembali beraksi dan mencuri kaset itu, menyerahklannya pada Office boy untuk dihancurkan. Rencana Mischa gagal . Tuhan berkehendak lain. Kaset tersebut menggelinding di tempat Zikir. Ketika Farrel dan yang lain mengikuti Zikir, mereka terkejut melihat video itu. Alhasil ingatan Farrel kembali sedikit pada saat ia menyuapi Maya dan mengajar Maya berjalan.

Fitri pergi meninggalkan Farrel karena Fitri mencintai Farrel. Di rumah sakit, Farrel memakan stroberi yang dibawa Mischa. Di rumah Huttama, Raffa juga memakan stroberi padahal ia mempunyai alergi yang sama dengan Farrel. Hal ini diketahui Farrel sehingga Farrel merasa bahwa Raffa adalh anaknya, Farrel pun menelpon Fitri yang sedang dalam perjalanan. Namun, di tengah perjalanan, ketika Fitri bercakap-cakap dengan Farrel lewat handphonenya, Fitri kecelakaan dan mobilnya masuk ke dalam danau. Rupanya, mobilnya ditabrak oleh truk besar yang supirnya orang suruhan Mischa. Fitri tidak ditemukan. Hal ini membuat Farrel mengingat peristiwa ketika Fitri jatuh ke sungai menjelang pernikahan mereka. Alhasil Farrel ingat bahwa Fitri adalah istrinya. Fitri ditemukan oleh seorang pemuda dan langsung membawanya ke dalam hutan. Akhirnya, Fitri berhasil ditemukan oleh Farrel yang sedang pingsan di dalam hutan. Farrel langsung menginggat semua kejadian-kejadiannya bersama Fitri. Farrel dan Fitri pingsan. Mereka berhasil ditolong oleh polisi dan dibawakan ke rumah sakit.

Setelah Farrel sadar, Farrel langsung mencari Mischa. Setelah berhasil bertemu dengan Mischa, Farrel membawanya ke tempat sampah. Farrel menemukan surat pemindahan harta keluarga Hutama yang jatuh ke tangan Mischa. Farrel membuat sebuah permainan yang tidak diketahui oleh siapapun. Farrel menyatakan bahwa ia akan tetap tinggal bersama dengan Mischa, walaupun Farrel sudah meminta maaf pada Fitri. Ini semua hanyalah permainan Farrel saja. Mischa sampai saat ini belum mengetahui kalau ingatan Farrel sudah pulih.

Bram bertemu dengan Hartawan ketika Hartawan sedang bercakap-cakap dengan mantan istrinya, Mariska. Bram bingung, siapa Mariska itu. Akhirnya, Bram merencanakan untuk menemui Mariska, seorang dokter kandungan yang juga dokter kandungan Maya. Hartawan sendiri sudah tidak mengizinkan Mariska untuk menemui anaknya karena Mariska tega meninggalkan anaknya di panti asuhan. Mariska menangis di depan Hartawan. Namun, Hartawan tetap tidak mengizinkannya.

Hadi sudah mengetahui bahwa umur Kayla sudah tidak panjang lagi. Untuk itu, Kayla meminta temannya, Rita untuk menggantikan posisinya sebagai ibu rumah tangga di rumahnya. Namun, konflik antara Kayla dengan Rita terus terjadi. Kayla memaksa Hadi untuk menikahi Rita. Hadi tidak yakin karena ia masih mencintai Kayla. Sedangkan Rita bersedia menikah dengan Hadi kalau Hadi sudah bercerai dengan Kayla.

Sementara itu, Pak Iman menderita Alzheimer. Ia selalu lupa. Kondisi itu membuat Moza meminta Bu Siti untuk merawat Pak Iman. Namun cucu Bu Siti, Anwar malah mencuri perhiasan beserta uang milik Moza. Namun Aldo selalu tidak percaya pada Mozza, dan akhirnya marah pada Moza.

Di tempat lain, Fitri akhirnya tahu bahwa Farrel sudah ingat semuanya dan mereka bekerja sama untuk menghancurkan Mischa. Farrel akhirnya memberitahu Hartawan bahwa ia sudah ingat dan meminta bantuan Pak Herman untuk berpura-pura membeli rumah mereka, dan akhirnya Farrel dapat mengambil surat tersebut. Namun sayangnya uang yang dibawa oleh Herman lenyap dicuri oleh orang berjas putih. Transaksi pun tidak berhasil dijalankan. Semula Farrel curiga , bahwa Mischalah dalang semuanya. Mereka terus menyusun rencana sambil dibantu Faiz. Mereka membuat seolah-olah Nadine diculik, padahal Nadine sedang pura-pura menangis.

Fitri merasa bahwa bukan Mischa dalangnya. Karena air mata Mischa bukanlah pura-pura ketika mengetahui bahwa Nadine diculik. Lia dan Oma semakin curiga dengan tindak-tanduk Farrel. AKhirnya Farrel yang tidak sanggup berbohong lagi mengaku keapada Lia dan Oma mengaku bahwa ia sudah ingat. Farrel dan Herman pun menyusun rencana seolah Mischa membawa narkoba, dan merekamnya, dan membuatnya menandatangani surat penyerahan rumah dan perusahaan. Namun sekali lagi, orang berjas putih muncul dan mengambil video Mischa yang menititipkan ke Hartawan, dan menelpon Mischa untuk tidak menandatanganinya. Nadine berhasil dibawa kabur oleh Mischa.

Orang berjas putih itu bertindak lagi. Dengan mobil atas nama Mischa yang pernah dijual, ia datang dan membakar Revolution. Alhasil Mischa yang dituduh. Sebenarnya, orang yang mengenakan jas putih adalah pengacaranya Farrel, alias Hartawan. Hartawan tega mengkhianati Farrel karena Hartawan didorang Farrel pada saat Hartawan menyatakan cintanya pada Maya.

Mischa mengetahui kalau yang membakar kantor Farrel adalah Hartawan ketika orang berjas putih itu mengancam Mischa lewat telepon. Mischa mendengar bunyi ringtone yang sama persis dengan Hartawan. Langsung, Mischa datang ke rumah Hartawan dan meminta Hartawan bekerja sama dengannya. Hartawan justru menolak permintaan tersebut. Akhirnya, Mischa dan Hartawan menjalankan rencananya masing-masing untuk menghancurkan keluarga Hutama. Hartawan memberi tahu Mischa bahwa Farrel sudah sembuh dari penyakit amnesia dan berusaha mengerjai Mischa. Kebetulan, Farrel mendengar percakapan mereka berdua dan Farrel langsung mengejar Hartawan. Surat penyerahan rumah dan perusahaan berhasil jatuh ke tangan Farrel.

Sebelum mengalami kecelakaan, Farrel sempat mengirimkan surat penyerahan rumah dan perusahaan melalui pos. Namun, ketika Farrel menemui Fitri, Farrel tertabrak oleh sebuah mobil yang melintas di depannya. Ternyata, yang menabrak mobil tersebut adalah Hartawan. Kemudian, Fitri dan sekeluarga membawa Farrel ke rumah sakit. Dokter memberitahukan kalau Farrel mengalami kelumpuhan. Seluruh keluarga histeris, khususnya Fitri.

Surat penyerahan rumah dan perusahaan yang sudah dikirim Farrel melalui pos ke rumahnya sudah sampai ke rumah Hutama. Kebetulan yang menerima surat itu adalah Alif. Alif berusaha menyembunyikan surat itu dari tangan Mischa. Berkali-kali Mischa berusaha mengambil surat tersebut, namun Alif sangat cerdik. Alif menyembunyikannya di bawah tempat duduk mainan mobil-mobilan miliknya. Sayangnya, mainan tersebut dijual dan keberadaannya tidak diketahui.

Farrel yang kondisinya masih belum pulih, sedikit demi sedikit dapat menggerakan tangannya ketika Mischa datang untuk mengganggu Farrel. Mischa sampai terjatuh. Farrel sempat tercebur kolam renang ketika Fitri meninggalkan Farrel di pinggir kolam renang. Mischa datang dan mendorong Farrel masuk ke dalam kolam tersebut. Fitri yang melihat Farrel berada di dalam kolam renang langsung berteriak minta tolong. Akhirnya, Farrel berhasil diselamatkan oleh Bram.

Setelah Farrel sadar, Fitri bilang kepada Lia, Oma dan Bu Lik bahwa Farrel merasa tidak aman di rumahnya. Fitri berniat untuk membawa Farrel jalan-jalan ke luar kota. Lagi-lagi Mischa mendengar percakapan mereka. Ketika Fitri dan Farrel pergi, Mischa mengikutinya. Sesampainya di sana, Fitri terjatuh ke dalam jurang. Farrel yang dalam keadaan lumpuh tidak bisa berbuat apa-apa. Farrel berjalan-jalan dengan kursi rodanya untuk meminta warga sekitar untuk menolong Farrel. Sayangnya, Farrel ikut kecelakaan dan ditolong oleh warga sekitar. Aldo dan Moza yang kebetulan berada di sana ikut menolong Farrel. Farrel segera menunjukan kepada Aldo dan Moza kalau Fitri terjatuh dari jurang. Akhirnya, Fitri berhasil diselamatkan oleh Aldo dan Moza. Kemudian, mereka dibawa di villa tempat mereka menginap. Karena panik, Oma dan Lia segera menyusul Fitri dan Farrel yang berada di luar kota. Keluarga mereka menjaga Fitri yang masih belum sadar. Setelah Fitri sadar, mereka kembali ke Jakarta.

Ketika Fitri sedang menjaga Farrel dan Raffa, Fitri pergi meninggalkan mereka berdua untuk mengambil sesuatu di dapur. Alangkah kagetnya ketika Fitri kembali, Farrel dan Raffa hilang. Fitri panik. Fitri segera melapor polisi. Setelah beberapa hari tidak ada kabar, Fitri dan Faiz berhasil memergoki salah satu penculik Farrel dan Raffa ketika Faiz menemuinya sedang makan di sebuah warung. Penculik itu mengaku membawa Farrel dan Raffa di tengah hutan. Fitri langsung menghubungi polisi dan segera mencari Farrel dan Raffa di hutan.

Farrel yang melihat kalajengking yang akan menggigit Raffa, langsung menangkap kalajengking tersebut. Seketika itu juga, Farrel pingsan. Raffa menangis. Raffa langsung pergi ke sebuah sungai untuk mencari minum. Namun, Raffa terjatuh ke dalam sungai tersebut dan langsung ditolong oleh seorang bapak yang sedang bersama monyetnya. Raffa menangis dan bapak itu menggendongnya dan membawanya menemui Farrel. Bapak tersebut langsung menolong Farrel dan membawanya ke rumah bapak tersebut.

Polisi, Fitri dan Faiz terus berusaha mencari keberadaan Farrel dan Raffa. Polisi berhasil menemui seorang bapak yang menolong Farrel dan Raffa. Fitri, Faiz dan polisi langsung pergi ke rumah bapak itu. Fitri berhasil menemui Farrel. Raffa yang sempat diikat di atas sumur oleh Mischa menangis dan berhasil ditolong oleh bapak itu. Raffa akhirnya juga berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian.

Mischa yang berada di dalam lubang penuh lumpur ketika didorong oleh Farrel berhasil ditolong oleh polisi. Mischa akhirnya ditahan oleh polisi. Seluruh keluarga Farrel merasa senang karena Farrel dan Raffa berhasil ditemukan. Akhirnya, Farrel dan Raffa kembali ke rumah Hutama.

Mischa belum menyerah. Mischa membuat rencana baru untuk menculik Fitri. Pada saat Fitri tertidur dia menyeretnya keluar dari kamar untuk diculik. Sementara itu anak buah Mischa menculik Farrel. Tapi Faiz memergoki mereka sedang memasukkan Farrel ke dalam mobil. Faiz segera mengambil batu untuk memecahkan kaca mobil agar Farrel dapat diselamatkan.

Mischa menyekap Fitri di kamar mandi rumahnya. Fitri berenang di dalam bak kamar mandi tanpa ia sadari. Faiz segera datang menolong Fitri yang sedang kesusahan. Syukurlah, setelah diperiksa oleh dokter, kondisi kandungannya baik-baik saja.

Fitri dan keluarganya segera membuat rencana baru, yakni membuat Mischa gila dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa. Mischa berhasil dibawa oleh petugas Rumah Sakit Jiwa dan membawa Mischa masuk ke dalam Rumah Sakit Jiwa tersebut. Lia merasakan kelegaan dalam hidupnya sejak Mischa dirawat di rumah sakit jiwa. Tetapi Bram mengingatkan semua keluarga agar tetap waspada terhadap Mischa dan terus memastikan bahwa Mischa akan tetap di dalam rumah sakit jiwa.

Suatu hari, orang tua Cecep datang ke rumah Norman. Orang tuanya menjodohkan Cecep dengan seorang wanita di kampungnya. Namun, Cecep tidak menyetujuinya. Cecep malah memperkenalkan jodohnya yang tak lain adalah Sheny. Sheny merasa kebingungan. Orang tuanya langsung menyetujui pernikahan antara Cecep dengan Sheny. Di hadapan Norman dan kawan-kawan, Sheny dipaksa untuk menentukan tanggal pernikahannya dengan Cecep. Sheny hanya bisa menatap Norman, kebingungan.

Sementara itu, Rita, calon istri Hadi mulai memperkenalkan diri di depan keluarga Hutama setelah dibujuk oleh Mischa. Kayla dan Hadi yang datang ke rumah tersebut menangis karena Kayla tidak ingin keluarga Hutama sedih hanya karena keluarga Kayla. Farrel teringat dengan janji masa lalunya kepada Hutama bahwa dirinya akan menjaga keutuhan keluarga Hutama, tetapi janji tersebut tidak bisa ditepati karena keluarga Hutama diambang perpecahan. Mischa menegaskan kepada Fitri bahwa dirinya tidak akan lagi mengganggu keluarga Fitri dan Farrel, tetapi Mischa akan membuat kehidupan anggota keluarga Hutama yang lain tidak tenang.

Farrel yang masih lumpuh dengan hati-hati berhasil mengambil surat penyerahan rumah dan parusahaan dari tempat duduk mainan Alif yang sudah dibeli kembali. Kemudian, Farrel meng-SMS Fitri kalau Hartawan adalah pria berjas putih. Fitri panik.

Repost from : http://id.wikipedia.org/wiki/Cinta_Fitri

4 comments:

Anonymous said...

di mana nak dapatkn dvd cinta fitri dr 1st season -latest?

Anonymous said...

di mana mau di beli dvd dari season 1 hingga season 7

Anonymous said...

do u know where can I get the dvd? please email me at fairuzmastura@ymail.com

Anonymous said...

Where i can get the DVD..please tell me..thank u :)

Post a Comment

 

My Fragrant Rice 稻 香 Designed by Girlblogger